Lewati ke konten utama
Taman Belajar
  • Beranda
  • All courses
  • Selengkapnya
Bahasa Indonesia ‎(id)‎ English ‎(en)‎
Masuk
Taman Belajar
Beranda All courses
  1. Kursus
  2. Webinar

Webinar

BOLD SERIES International Experience – Use of Data Analytics in Research

BOLD SERIES International Experience – Use of Data Analytics in Research

The speaker presented an overview of La Trobe University’s business programs, highlighting undergraduate and postgraduate courses, including double degrees and specializations. He emphasized the importance of data analytics and AI in research, discussing the evolution of research methods and the benefits of data-driven approaches. The speaker also shared real-world examples of data analytics applications in business, such as consumer behavior analysis, supply chain risk detection, and sentiment analysis from social media. He concluded by outlining the steps involved in conducting academic research, from literature review to data analysis and interpretation.

Go to the course

BOLD SERIES International Experience: Riding the Wind of Trade Uncertainty

BOLD SERIES International Experience: Riding the Wind of Trade Uncertainty

BOLD SERIES International Experience: Riding the Wind of Trade Uncertainty: Scottish Lessons for Resilient Supply Chains

  • Register: click here
Go to the course

BOLD Series Industrial Sharing: Audit Teknologi Informasi vs Serangan Siber: Bagaimana Peran Audit TI dalam Proteksi Keamanan Siber

BOLD Series Industrial Sharing: Audit Teknologi Informasi vs Serangan Siber: Bagaimana Peran Audit TI dalam Proteksi Keamanan Siber

Pertemuan ini membahas evolusi dan pentingnya audit TI di Indonesia, menyoroti kerangka hukum dan persyaratan peraturan. Diskusi ini mencakup berbagai aspek keamanan cyber, termasuk kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan, serta implementasi kontrol untuk mengurangi risiko. Konsep tiga garis pertahanan diperkenalkan, menekankan perlunya proses bisnis yang jelas, identifikasi risiko, dan aplikasi kontrol. Pertemuan juga menyentuh peran auditor dalam mengidentifikasi risiko dan memastikan efektivitas kontrol, terutama dalam konteks sistem TI dan manajemen risiko.

Go to the course

BINUS Book Review: The Real Guilty Pleasures: Menimbangulang Sinema Eksploitasi Transnasional Orde Baru

BINUS Book Review: The Real Guilty Pleasures: Menimbangulang Sinema Eksploitasi Transnasional Orde Baru

Buku ini berfokus pada perlalulintasan budaya (cultural traffic) dari film-film tersebut, mulai dari akhir 1970-an sampai awal 2010-an, dari Indonesia sampai ke negara-negara lain. Dengan menganalisa alur global (global flow) dari film-film tersebut, saya akan berargumen bahwa terlepas dari status marjinalnya, film-film eksploitasi klasik Indonesia merupakan pusat dari pertarungan selera di antara beragam kelompok dan agen yang berkepentingan. Proses ini akan mencakup tinjauan kembali sejarah resmi sinema Indonesia dengan cara menyelidiki kerangka perlalulintasan budaya (cultural traffic) dan politik selera, serta menekankan signifikansi film-film B dan eksploitasi tersebut, yang kemudian membuka jalan ke beberapa temuan yang merekomendasikan untuk menyertakan film-film tersebut dalam wacana sinema yang lebih serius, baik secara nasional maupun secara global. 

Go to the course

BOLD SERIES International Experience – Sustainable Maritime Operation Through Digital Transformation Technologies

BOLD SERIES International Experience – Sustainable Maritime Operation Through Digital Transformation Technologies

The speaker introduced themselves as a lecturer at University Malaysia Terengganu, sharing their academic background in civil engineering and maritime studies, including their studies at National Taiwan Ocean University. They presented a video showcasing their university’s facilities and programs in marine science and aquatic resources, highlighting its commitment to sustainability and research in maritime studies. The speaker mentioned that their university operates a research vessel, the RV Discovery, which is used for oceanographic research and sample collection in deep waters.

Go to the course

BOLD Series National Talk: Business Model Canvas (BMC)

BOLD Series National Talk: Business Model Canvas (BMC)

Diskusi ini berfokus pada pentingnya kewirausahaan di Indonesia, terutama menyoroti bagaimana usaha kecil dan menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam ketahanan ekonomi selama krisis, seperti krisis ekonomi 1998. Percakapan menekankan bahwa kewirausahaan bukan hanya label tetapi gaya hidup yang mendorong pertumbuhan dan kemampuan beradaptasi, terlepas dari profesinya. Kanvas Model Bisnis (BMC) diperkenalkan sebagai alat untuk menyusun dan mendokumentasikan ide-ide bisnis, membuatnya lebih mudah diakses dan kolaboratif. Sembilan blok BMC dibahas, termasuk proposisi nilai, hubungan pelanggan, saluran, segmen, kegiatan, sumber daya, mitra kunci, aliran pendapatan, dan struktur biaya, dengan saran untuk mulai mengeksplorasi ide-ide dengan berfokus pada blok proposisi nilai.

Go to the course

BOLD Series Industrial Sharing: Think Like a Hacker, Act Like a Guardian: An Introduction to Penetration Testing

BOLD Series Industrial Sharing: Think Like a Hacker, Act Like a Guardian: An Introduction to Penetration Testing

Diskusi tersebut berfokus pada peretasan etis dan keamanan siber, khususnya pengujian penetrasi, yang melibatkan identifikasi dan pelaporan kerentanan keamanan dalam aplikasi. Pembicara menyoroti pentingnya melindungi data digital, mencatat bahwa pelanggaran data global biaya rata-rata $4,88 miliar, dengan Indonesia menghadapi kerugian lebih dari $1 miliar. Mereka menunjukkan contoh kode yang menggambarkan buffer overflow dan cross-site scripting (XSS) kerentanan, menjelaskan bagaimana ini bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk mencuri cookie dan mendapatkan akses yang tidak sah ke akun pengguna. Sesi ini diakhiri dengan rekomendasi untuk mengurangi kerentanan ini, termasuk menggunakan bendera aman, cookie khusus HTTP, dan membatasi akses cookie ke domain tertentu.

Go to the course

BINUS Book Review - Dasar-Dasar Menginterpretasikan Model Machine Learning

  • Pengajar: Dr. Ir. Yaya Heryadi, M.Sc.

BINUS Book Review - Dasar-Dasar Menginterpretasikan Model Machine Learning

Machine learning telah membuat kemajuan luar biasa di dalam beberapa tahun terakhir antara lain menghasilkan model yang secara akurat dapat mengenali objek dan lokasinya di dalam sebuah gambar, menterjemahkan bahasa, mengenali penyimpangan dari kejadian yang umum (anomaly), dan bahkan mengalahkan juara dunia dalam permainan seperti catur dan Go. Kemajuan ini telah merevolusi banyak industri mulai dari pendidikan dan keuangan hingga perawatan kesehatan dan hiburan. Namun, karena model machine learning yang dipergunakan menjadi semakin kompleks maka model menjadi semakin sulit untuk dipahami dan diinterpretasikan. 

Machine learning yang dapat ditafsirkan (Interpretable Machine Learning) adalah sebuah cabang dari ilmu Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) yang berupaya mengatasi tantangan ini. Dengan merancang model yang menghasilkan tidak hanya hasil prediksi yang akurat, tetapi juga penjelasan tentang bagaimana hasil prediksi tersebut diperoleh, peneliti membuat machine learning yang lebih transparan, dapat dipercaya, dan lebih tahan terhadap berbagai serangan terhadap model machine learning yang bertujuan untuk merusak kinerja dan integritas model. 

Buku ini dimaksudkan untuk memberikan pengantar yang komprehensif ke dalam bidang machine learning yang dapat ditafsirkan. Isi dari buku ini mencakup beberapa konsep dasar dan teknik terbaru untuk merancang dan menafsirkan model machine learning. Penulis berharap buku ini akan menjadi referensi yang berharga bagi para 

vi 

Dasar-Dasar Menafsirkan Model Machine Learning 

Dan Implementasinya Menggunakan Python 

peneliti, praktisi, dan mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan machine learning yang berkinerja tinggi, lebih mudah dipahami, dan bermanfaat bagi semua orang. 

Isi buku ini dibagi ke dalam tiga bagian. Bagian I memberikan paparan mengenai beberapa konsep dasar termasuk definisi machine learning, teknik pembelajaran machine learning, transparansi dan interpretabilitas model, kategori model yang dapat ditafsirkan, dan taksonomi metode interpretasi model. Bagian II menjelaskan beberapa teknik khusus untuk menginterpretasikan model yang dapat ditafsirkan langsung tanpa model pembantu (surrogate model). Terakhir, Bagian III membahas beberapa metode interpretasi model-agnostic untuk membuat interpretasi model secara lokal maupun global tanpa tergantung kepada arsitektur model. 

Buku ini dimaksudkan agar dapat dibaca oleh para pembaca dengan latar belakang pemula di bidang machine learning, tetapi juga memberikan detail teknis bagi mereka yang ingin mendalami topik tertentu dengan lebih mendalam. 

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua kontributor buku ini atas kerja keras dan dedikasi mereka. Kami berharap buku ini akan membantu menginspirasi dan menginformasikan generasi peneliti machine learning yang dapat ditafsirkan berikutnya, dan berkontribusi pada masa depan di mana machine learning tidak hanya akurat, tetapi juga transparan dan akuntabel. 

Bagi pembaca yang membutuhkan pemahaman mengenai dasar-dasar pendekatan machine learning disarankan untuk membaca terlebih dahulu buku berjudul “The Elements of Statistical Learning: Data Mining, Inference, and Prediction” (Hastie et al. 2009) dan “Dive into Deep Learning” (Zhang et al. 2021). 

Go to the course

BOLD Series Industrial Sharing: TIDAK BERUBAH, MAKA TINGGAL SEJARAH: Menjadi Relevan di Dunia yang Berubah Setiap Detik

BOLD Series Industrial Sharing: TIDAK BERUBAH, MAKA TINGGAL SEJARAH: Menjadi Relevan di Dunia yang Berubah Setiap Detik

Pertemuan tersebut berfokus pada sesi berbagi industri bertema “Tidak Berubah, Lalu Ada Sejarah: Menjadi Relevan dalam Mengubah Dunia.” Jino Sugianto Raharjo, penasihat bisnis dan pengusaha, berbagi wawasan tentang beradaptasi dengan perubahan, terutama dalam konteks kemajuan teknologi yang cepat dan dampak kecerdasan buatan pada pekerjaan. Dia menyoroti bahwa sementara AI dapat menyebabkan hilangnya 23 juta pekerjaan di Indonesia, itu juga akan menciptakan 27 juta peluang baru, dengan hanya 17 persen pekerja yang tidak dapat beralih ke peran baru ini. Sesi ini menekankan pentingnya kesadaran diri dan persiapan untuk tantangan masa depan, terutama bagi generasi muda.

Go to the course

COURSES

VIRTUAL LABS

VERIFIKASI SERTIFIKAT

GABUNG BINUS

BEASISWA BINUS

TEACH FOR INDONESIA

LAYANAN PREMIUM

PANDUAN

ATURAN

TENTANG KAMI

HUBUNGI KAMI

Anda belum masuk. (Masuk)
Ditenagai oleh Moodle
©Tema Trema