- Pengajar: Dr. Ir. Yaya Heryadi, M.Sc.
BINUS Book Review - Penciptaan Ide Kewirausahaan
“Entrepreneurial Idea Creation” is not merely theoretical but is also enriched with real-world case studies and practical tips to help aspiring entrepreneurs develop innovative and sustainable business ideas. This book is an essential resource for anyone who dreams of becoming a successful entrepreneur and wants to turn their ideas into reality.
Enrolled students: 4
- Pengajar: Dr. Ir. Yaya Heryadi, M.Sc.
BINUS Book Review - Dasar-Dasar Menginterpretasikan Model Machine Learning
Machine learning telah membuat kemajuan luar biasa di dalam beberapa tahun terakhir antara lain menghasilkan model yang secara akurat dapat mengenali objek dan lokasinya di dalam sebuah gambar, menterjemahkan bahasa, mengenali penyimpangan dari kejadian yang umum (anomaly), dan bahkan mengalahkan juara dunia dalam permainan seperti catur dan Go. Kemajuan ini telah merevolusi banyak industri mulai dari pendidikan dan keuangan hingga perawatan kesehatan dan hiburan. Namun, karena model machine learning yang dipergunakan menjadi semakin kompleks maka model menjadi semakin sulit untuk dipahami dan diinterpretasikan.
Machine learning yang dapat ditafsirkan (Interpretable Machine Learning) adalah sebuah cabang dari ilmu Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) yang berupaya mengatasi tantangan ini. Dengan merancang model yang menghasilkan tidak hanya hasil prediksi yang akurat, tetapi juga penjelasan tentang bagaimana hasil prediksi tersebut diperoleh, peneliti membuat machine learning yang lebih transparan, dapat dipercaya, dan lebih tahan terhadap berbagai serangan terhadap model machine learning yang bertujuan untuk merusak kinerja dan integritas model.
Buku ini dimaksudkan untuk memberikan pengantar yang komprehensif ke dalam bidang machine learning yang dapat ditafsirkan. Isi dari buku ini mencakup beberapa konsep dasar dan teknik terbaru untuk merancang dan menafsirkan model machine learning. Penulis berharap buku ini akan menjadi referensi yang berharga bagi para
vi
Dasar-Dasar Menafsirkan Model Machine Learning
Dan Implementasinya Menggunakan Python
peneliti, praktisi, dan mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan machine learning yang berkinerja tinggi, lebih mudah dipahami, dan bermanfaat bagi semua orang.
Isi buku ini dibagi ke dalam tiga bagian. Bagian I memberikan paparan mengenai beberapa konsep dasar termasuk definisi machine learning, teknik pembelajaran machine learning, transparansi dan interpretabilitas model, kategori model yang dapat ditafsirkan, dan taksonomi metode interpretasi model. Bagian II menjelaskan beberapa teknik khusus untuk menginterpretasikan model yang dapat ditafsirkan langsung tanpa model pembantu (surrogate model). Terakhir, Bagian III membahas beberapa metode interpretasi model-agnostic untuk membuat interpretasi model secara lokal maupun global tanpa tergantung kepada arsitektur model.
Buku ini dimaksudkan agar dapat dibaca oleh para pembaca dengan latar belakang pemula di bidang machine learning, tetapi juga memberikan detail teknis bagi mereka yang ingin mendalami topik tertentu dengan lebih mendalam.
Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua kontributor buku ini atas kerja keras dan dedikasi mereka. Kami berharap buku ini akan membantu menginspirasi dan menginformasikan generasi peneliti machine learning yang dapat ditafsirkan berikutnya, dan berkontribusi pada masa depan di mana machine learning tidak hanya akurat, tetapi juga transparan dan akuntabel.
Bagi pembaca yang membutuhkan pemahaman mengenai dasar-dasar pendekatan machine learning disarankan untuk membaca terlebih dahulu buku berjudul “The Elements of Statistical Learning: Data Mining, Inference, and Prediction” (Hastie et al. 2009) dan “Dive into Deep Learning” (Zhang et al. 2021).
Enrolled students: 6
BINUS Book Review: The Real Guilty Pleasures: Menimbangulang Sinema Eksploitasi Transnasional Orde Baru
Buku ini berfokus pada perlalulintasan budaya (cultural traffic) dari film-film tersebut, mulai dari akhir 1970-an sampai awal 2010-an, dari Indonesia sampai ke negara-negara lain. Dengan menganalisa alur global (global flow) dari film-film tersebut, saya akan berargumen bahwa terlepas dari status marjinalnya, film-film eksploitasi klasik Indonesia merupakan pusat dari pertarungan selera di antara beragam kelompok dan agen yang berkepentingan. Proses ini akan mencakup tinjauan kembali sejarah resmi sinema Indonesia dengan cara menyelidiki kerangka perlalulintasan budaya (cultural traffic) dan politik selera, serta menekankan signifikansi film-film B dan eksploitasi tersebut, yang kemudian membuka jalan ke beberapa temuan yang merekomendasikan untuk menyertakan film-film tersebut dalam wacana sinema yang lebih serius, baik secara nasional maupun secara global.